Mengembara ke Planet Merah
Tanggal 7 April 2001, wahana antariksa 2001 Mars Odyssey dikeluarkan dari Cape Canaveral, Florida dengan arah planet Mars. Wahana tidak berawak yang namanya diambil dari judul film classic "2001 Ruang Odyssey" ini bawa seperangkat instrumen ilmiah untuk mempelajari permukaan planet itu, terutamanya karakter cuaca serta geologi dari sana, juga sekaligus bekerja kumpulkan info tentang kekuatan bahaya radiasi yang kemungkinan bisa mencelakakan manusia di permukaan planet merah itu. Misi ini adalah sisi dari rangkaian misi yang dilaksanakan NASA dalam rencana menyiapkan pengiriman misi berawak ke Mars.
Kecuali Bulan, Mars termasuk juga objek yang terbanyak ditelaah oleh wahana bikinan manusia. Dalam 40 tahun terakhir, sudah tertera seputar 30 wahana tidak berawak yang dikirim ke Mars oleh tiga negara, tetapi cuma kurang dari sepertiganya yang dipastikan sukses. Yang sangat sukses salah satunya ialah wahana Viking 1 (dikeluarkan 20 Agustus 1975, datang di orbit Mars 19 Juni 1976) serta Viking 2 (dikeluarkan 9 September 1975, datang di orbit Mars pada 7 Agustus 1976). Ke-2 misi Viking ini melepas wahana pendarat ke permukaan planet itu yang bekerja mengirim beberapa gambar dari tempat pendaratan serta lakukan rangkaian eksperimen ilmiah dari sana. Di tahun 1996 NASA sudah mengirim wahana Pathfinder.
Wahana yang terbagi dalam modul pendarat (lander) seberat 264 kg serta kendaraan pelacak seberat 10,5 kg yang dinamakan Sojourner Rover sukses capai permukaan Mars di wilayah yang diketahui untuk Ares Vallis pada 4 Juli 1997. Sampai misinya usai pada tanggal 17 september 1997 -- sesudah komunikasi terputus sebab fakta yang tidak diketahui, wahana itu sudah mengirim lebih dari pada 16.000 gambar dan lakukan lebih dari pada 15 analisa kimia pada batuan serta situasi angin dan cuaca di permukaan Mars.
Sedang tertera antara misi-misi yang tidak berhasil ialah wahana Mars Polar Lander. Wahana sejumlah USD 165 juta yang dikeluarkan pada 3 Januari 1999 ini kehilangan contact dengan pengontrol di bumi pada 3 Desember 1999 waktu lakukan pendaratan di planet itu. Team penyelidik NASA mengaitkan jika Roket pada wahana itu mati sebelum saatnya sampai wahana itu melaju dari ketinggian 130 kaki tanpa style yang meredamnya.